Pusat Berita
Rumah / Berita / Berita Industri / Apa saja tips membersihkan pakaian dalam wanita?

Apa saja tips membersihkan pakaian dalam wanita?

Update:13 Jan 2026

Pakaian dalam wanita adalah pakaian dasar yang sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Menjaganya tetap bersih dan dalam kondisi baik tidak hanya meningkatkan kenyamanan tetapi juga memperpanjang umurnya. Namun, banyak orang yang sering mengabaikan detail saat mencuci pakaian dalam sehingga menyebabkan kerusakan bahan, perubahan bentuk, atau berkurangnya kenyamanan.

1. Cuci sesuai jenis bahan
Bahan pakaian dalam yang berbeda memerlukan metode pencucian yang berbeda pula. Bahan pakaian dalam yang umum antara lain katun, sutra, renda, dan serat bambu (bambu viscose). Memahami persyaratan pencucian setiap bahan akan melindungi pakaian dalam Anda dengan lebih baik.

Pakaian dalam berbahan katun: Pakaian dalam berbahan katun relatif tahan lama, tetapi sebaiknya dicuci dengan air hangat, hindari suhu yang terlalu tinggi. Air bersuhu tinggi dapat mengeraskan serat kapas dan mengurangi kelembutannya. Disarankan juga untuk menggunakan deterjen netral dan menghindari pemutih yang dapat merusak serat.

Pakaian dalam sutra dan renda: Bahan pakaian dalam yang halus ini memerlukan metode pencucian yang lebih lembut. Yang terbaik adalah mencucinya dengan tangan dengan air hangat dan deterjen sutra khusus, gosok dengan lembut dan hindari memeras atau menggunakan mesin cuci.

Celana dalam serat bambu (Bamboo Viscose): Cara mencuci pakaian dalam serat bambu mirip dengan kapas, namun karena serat bambu dibuat melalui proses kimia (bambu viscose), hindari penggunaan suhu yang terlalu tinggi dan deterjen yang kuat. Air bersuhu tinggi dapat mempengaruhi kelembutan dan sirkulasi udara serat bambu, sehingga disarankan untuk mencuci dengan air dingin atau hangat.

2. Gunakan deterjen yang sesuai
Memilih deterjen yang tepat merupakan langkah penting dalam mencuci pakaian dalam wanita. Bahan pakaian dalam yang berbeda memiliki persyaratan deterjen yang berbeda pula. Hindari penggunaan deterjen yang mengandung pemutih, enzim, atau bahan basa kuat, karena komponen tersebut dapat merusak struktur serat pakaian dalam. Deterjen Netral: Cocok untuk sebagian besar bahan pakaian dalam, terutama katun, serat bambu, dan pakaian dalam fungsional. Deterjen netral tidak merusak serat dan menjaga kelembutan pakaian dalam.

Deterjen Khusus Sutra: Cocok untuk pakaian dalam berbahan sutra dan halus. Bahan sutra memiliki persyaratan deterjen yang lebih tinggi; deterjen khusus membantu melindungi kilau dan tekstur serat.

3. Cuci Tangan vs. Cuci Mesin
Mencuci Tangan: Mencuci tangan adalah metode terbaik untuk membersihkan pakaian dalam yang halus, terutama untuk sutra, renda, dan bahan rapuh lainnya. Saat mencuci tangan, gosok pakaian dalam dengan lembut, hindari menarik atau meremasnya secara paksa. Cuci perlahan dengan air dingin atau suam-suam kuku, hindari menggosok berlebihan.

Mesin Cuci: Untuk sebagian besar pakaian dalam berbahan katun dan serat bambu, Anda dapat memilih mesin cuci. Untuk mencegah kerusakan pada pakaian dalam, masukkan ke dalam kantong cucian untuk mengurangi gesekan dan tarikan. Gunakan program pencucian yang lembut (seperti air dingin atau mode suhu rendah) dan deterjen netral.

4. Hindari Menggunakan Air Panas
Meskipun air panas dapat menghilangkan bakteri, air panas juga dapat merusak bahan pakaian dalam. Untuk sebagian besar pakaian dalam wanita, terutama celana dalam berbahan serat bambu dan sutra, disarankan untuk dicuci dengan air dingin atau suam-suam kuku. Suhu air yang terlalu tinggi dapat menyebabkan serat menyusut, sehingga mempengaruhi bentuk dan kenyamanan pakaian dalam.

Pakaian dalam serat bambu, khususnya, diproduksi melalui proses kimia, dan suhu air yang terlalu tinggi dapat memengaruhi kelembutan dan sirkulasi udaranya. Oleh karena itu, pencucian dengan suhu dingin atau rendah tidak hanya melindungi serat tetapi juga memperpanjang umur pakaian dalam.

5. Pengeringan Alami, Hindari Pengeringan Suhu Tinggi
Setelah dicuci, cara terbaik untuk mengeringkan pakaian dalam adalah dengan mengeringkannya dengan udara. Hindari penggunaan pengering bersuhu tinggi, karena suhu tinggi dapat menyebabkan serat menyusut, berubah bentuk, dan bahkan memengaruhi kelembutan dan kenyamanannya.

Metode Pengeringan: Letakkan pakaian dalam secara mendatar atau gantung hingga kering. Hindari memaparkan celana dalam ke sinar matahari langsung; paparan yang terlalu lama dapat menyebabkan warna memudar dan merusak struktur serat. Sebaiknya keringkan pakaian dalam bagian dalam ke luar untuk melindungi warna kain.

Penggunaan Pengering: Jika Anda perlu menggunakan pengering, pilih pengaturan suhu rendah. Meskipun pakaian dalam serat bambu dapat menahan suhu tertentu, suhu yang terlalu tinggi akan mempercepat penuaan serat dan mempengaruhi kenyamanan pakaian dalam.

6. Ganti pakaian dalam secara rutin
Selain pembersihan yang benar, penggantian pakaian dalam secara rutin juga menjadi faktor penting dalam menjaga kondisinya tetap baik. Setelah digunakan dalam waktu lama, pakaian dalam akan rusak sampai batas tertentu karena keringat, gesekan, dan faktor lainnya. Untuk mencegah pakaian dalam kehilangan kenyamanan dan dukungannya, disarankan untuk mengganti pakaian dalam setiap 6 bulan hingga 1 tahun.


7. Menghilangkan noda membandel
Jika terdapat noda membandel pada celana dalam (seperti noda darah haid, noda urine, dll), cara berikut dapat digunakan:

Gunakan penghilang noda pengoksidasi: Rendam area bernoda dalam larutan penghilang noda pengoksidasi, lalu cuci seperti biasa.

Pra-perendaman: Untuk noda darah, rendam terlebih dahulu dalam air dingin, hindari air panas, karena air panas akan membuat noda darah menempel pada serat sehingga sulit dihilangkan.

Cara pembersihan yang benar adalah kunci untuk menjaga kenyamanan dan keawetan pakaian dalam wanita. Baik pakaian dalam terbuat dari katun, sutra, serat bambu (viscose bambu), atau bahan lainnya, metode pembersihan yang berbeda harus digunakan sesuai dengan karakteristiknya. Menghindari pencucian bersuhu tinggi dan deterjen yang kuat, serta menggunakan deterjen netral dan metode pencucian yang lembut dapat secara efektif memperpanjang umur pakaian dalam serta menjaga kelembutan dan kenyamanannya. Selain itu, pengeringan yang benar dan penggantian pakaian dalam secara teratur juga merupakan langkah penting untuk melindungi kualitas pakaian dalam.